Thursday, June 20, 2024

Tulisan hari ini

 Assalamualaikum wr wb





Hanya ingin berbagi perasaan hati. 

Hari ini adalah rapat kenaikan kelas dan aku merasakan aura yang berbeda di sekitar ku.  Berbeda dengan sekolah ku sebelumnya,  aku disini perlu merefleksikan metode dan gaya mengajarku selama 1 tahun ini di sekolah tempat ku mengabdikan diri sekarang.  Berbagai cara telah aku usahakan untuk melihat situasi dan kondisi di sekitar ku.  Aku terus mengamati perubahan yang terjadi baik di dalam diriku maupun lingkungan ku. 

Sebagai seorang INFP aku selalu suka berkontempolasi dan refleksi jauh di dalam hati.  Semakin dalamnya suatu perbincangan aku semakin tertarik dan meningkatkan daya fikir serta keingintahuan ku tentang alam dan manusia. Mungkin aku perlu meningkatkan rasa empati dengan orang-orang terdekat agar bisa menguatkan hatiku sebagai seorang individu.  Pernyataan pak Anies di dalam acara podcast Denny Sumargo tadi yang aku lihat di youtube membuat aku terkesan dan ingin menuliskan nya di blog ku. Beliau berpesan,  saat menjadi aktor jangan fokus kepada peran yang kita mainkan. Tapi fokuslah pada kekuatan kita dan nilai yang ada pada kita.  Kita bisa saja menjadi aktor untuk peran yang belum pernah kita mainkan. Oleh karena itu,  perlu meningkatkan kualitas diri agar kita bisa memainkan peran yang baru tersebut. 

Mungkin ini cukup menantang buatku.  Aku yang terbiasa berpikir lurus ini,  musti bisa bermain peran yang lain. 

Contohnya sekarang posisiku sebagai guru.  Guru yang berperan di sekolah.  Namun diluar sekolah aku adalah seorang ayah, suami dan anak serta bagian dari masyarkat di lingkungan tempat ku tinggal. Jadi sebagai warga yang baik,  aku harua memberikan manfaat untuk masyarakat disekitar ku. 

Wah,  jalan ini bakalan berbatu dan berkerikil.  Aku harus mengubah mindset menjadi grow mindset agar aku bisa lebih berkembang dari sebelumnya. 


Solok,  20 Juni 2024

No comments:

Post a Comment

Afirmasi Diri untuk INFP

 Afirmasi Diri (bisa dibaca pagi atau sebelum tidur) Aku boleh menjadi lembut di dunia yang keras. Itu bukan kelemahan, tapi kekuatanku. Per...