Friday, April 11, 2025

Tulisan Random 2024

Agar hidup lebih hidup ; Mungkin ini terdengar klise ; Teriakan hati malaikat; Bola kasti di malam hari

Aku dan dinding putih bersandar hanya untuk menenangkan hati ; Bodo amat dengan angin

Mungkin kita tidak selamanya harus bersama; Kehilangan dia ; Kehilangan orang yang telah baik kepadaku

Bunga mekar di sore itu; Bunga warna warni ; Dengan saxophone di tangannya ; Aku melihat melodi yang beterbangan ; Ke langit ; Sungguh dunia selalu memberikan  kejutannya ; Tidak bisa ditebak

Hal yang kita anggap tidak enak ; Menyimpan keindahan di balik itu ; Selamat malam dunia kelam ; Kue cokelat dengan minuman jahe ; Di hari hujan

Kala seseorang menyapa; Dengan senyuman yang membekas di bibirnya; Sungguh kesepian tersirat di wajahnya ; Sepi memang ada ; Kesepian menjadi teman semua orang ; Es kopi itu terlihat enak

Apalagi di pesan oleh 2 orang ; Di depan café yang penuh ornament kayu ; Dan pernak pernik yang tidak dijual secara massal

 

Aku dan cerita

Tentang keluarga salju ; Tinggal di dunia lain ; Jauh dari terpaan angin bukit ;Pohon pinus itu

Menyapaku hingga aku terlelap; Bunyi ranting jatuh ; Apakah itu kamu? ; Ternyata hanya di dalam angan

Luar biasa cerita dunia ; Mengadu setiap mata yang bergerak ; Mencari jodoh yang tak kunjung selesai

Kolam ikan anginya berhembus ikan koi; Batu alam taman dan tawa anak kecil

Menunggu irama lagu dan saxophone menunjukkan sihirnya ; Mungkin agak terdengar klise

Agar bisa menjadi suatu keindahan kata ; Suatu saat nanti mimpi akan bisa diwujudkan

Sesederhana itu; Hanya untuk melihat keindahan yang dirindukan; Jauh dari hiruk pikuk kejahatan ; Menambah tenang jiwa’membuka wawasan

 

Part II

Ikan yang berenang di kolam jernih

Menangkap indahnya sepasang bola mata

Cair, namu terkadang begitu beku hingga terjatuh dari fikiran yang sendu.

Akar fikiran yang berasal dari tanah yang subur

Apakah aku hanya seberkas bayangan di mata seorang pejuang

Aku belum merasa cukup matang mengakui semua itu

 

Secercah cahaya muncul dari sela sela pohon hijau..

Membuat udara pagi menjadi hangat

Hangatnya kopi pagi menambah semangat hidupku

Apakah aku perlu gitar untuk mengiringi hangatnya

Apakah aku boleh melihat buliran di dalam air yang jernih

Dan merasakan berenang bersamanya

Sepasang ikan koi berenang si dekat karang yang ada di kolam itu

Aku takut tersadar kalau itu hanyalah ilusi mataku

 

Resapan air dari saripati pohon

Aku suka kesegaran tanah namun butuh perhatian yang lebih dari langit

Hujan di sore itu

Membuat api terbakar di dalam hati

Untuk selalu bergerak maju

Menggapai asa itu

 

Kenangan bersama angin; membuat jiwaku terbang ke masa itu

Untuk saat ini perlu pendamping yang memberikan ketenangan

Semua ada masanya

Disaat jayanya kamu akan naik, namun disaat harus turun kamu harus turun

Inilah roda kehidupan

Roda kehidupan yang harus dijalani

Tidak perduli diri ini baik atau buruk

Semua yang dilakukan ada konsekuensinya

Namun saat hati ini tidak bisa dibawa ke tengah

Maka yang kita butuhkan hanyalah jiwa yang tenang dan menenangkan

Diantara ketidakpastian ini

Menunggu butuh kesabaran

Yang nantinya akan membuahkan hasil yang manis 

Hitam dan putih itulah dua warna yang bertolak belakang

Namun aka nada masanya berubah menjadi sedikit cerah dengan penambahan waarna merah kuning dan hijau

Aku menunggu warna cerah itu muncul dihadapanku dan memberikan kecupan sayang untuk kehidupan ku

Laut yang biru dan langit yang cerah mengiringi perjalananku bersama kekasih hati

Senyumnya meluluh lantakkan hati ini dan ingin terus dan terus bersamanya

Tidak perduli dengan suara ombak yang mengamuk atau api yang membara

Suara bising dari luar rumah dapat diredakan oleh senyuman kekasih yang tenang dan menenangkan

Hijau bukit dan semilir angina

Membuat siapapun terpana memandangnya

Hanya sungai dan diam yang bisa memahami

Walau tawa membuat senang namun belum tentu memberikan kebahagiaan

Nyatanya kehidupan bagai roda yang berputar

Aku mungkin berada disini untuk waktu yang singkat, namun hati tetap bertaut dan tetap ada disini sampai kapanpun

 

Part III

Adakah yang berfikir seperti saya?

Ataukah pikiran yang berbeda perlu dibetulkan lagi agar sama dengan lainnya?

Butuh waktu untuk meramalkan masa depan ; subuh hari yang tenang dan syahdu

Kudengar kicauan merdu burung-burung

Tak kusangka usiaku semakin bertambah tua

Berharap hari ini dapat sesuatu yang bermakna

Wangi udara pagi yang seperti biasanya namun angin perubahan tetap ditunggu

Seberapa hebat badai kebingungan menerpa

Seakan cita mulai terlupakan

Kadang hati ingin berbalik namun tekad tetap ingin bertahan dan berjalan jauh kedepan

Apapun yang ada di depan sana masih abstrak

Ku akan berusaha mengaitkan semua puzzle ini agar tergabung menjadi suatu gambar yang utuh

Prosa ini untuk hati yang ingin berubah dan berkomitmen memperkuat diri dari bahan api neraka

  

Part IV

Prosa yang kubuat beberapa bulan ini; hujan di bulan juni

Apakah hari ini bisa menjadi elegi; aku niatkan untuk sang fajar; dikala malam menyapa yang aku butuhkan hanyalah doa bukan khayalan

Banyak nya ku temui manusia; namun dalam diam mereka menatap; dalam menatap mereka sebenarnya berbicara namun apadaya aku tak akan pernah memulai pembicaraan itu; apalagi tentang politik; ah tahun ini tahun-tahun politik; entah mengapa aku kurang menyukai auranya

Kopi pahit buatan ku sendiri; sama pahitnya dengan perjuanganku di masa lalu

Andai ombak kemalasan itu tidak mengenaiku terus ; mungkin tidak akan lama menunggu berhasil; cukup aku dan Tuhan yang tahu; betapa bergejolaknya jiwa ini; sampai di suatu momen aku mati rasa; namun tetap dengan bertahan bagaimanapun cobaannya; harus aku lalui;

Part V

Hujan dengan segelas the hangat dan madu; proses itu perlu berjalan; tidak semudah membalikkan telapak tangan; apakah aku harus disini; menatap masa depan yang belum bisa aku tebak; bunga bermekaran lalu mati pada waktunya; diriku tetap dengan pendirian ini

Komitmen harus ditegakkan; bagaimanapun aku harus melalui ini; diriku merasa kehilangan aku setahun yang lalu; berbeda dengan tahun yang lalu; tahun ini aku merasa harus berjuang agar lebih kuat menahan badai kehidupan

Semua kemungkinan bisa terjadi di labirin hidupku; imajinasiku terus berlayar; mencari tempat berlabuhnya yang memenuhi hasrat hati; kadang aku harus jatuh kembali karena salah memilih jalan; jalan yang baik tentu hasilnya baik pula

Keran air menetes lancar ; diluar hujannya begitu lebat; menahanku untuk keluar dari tempat tinggal ku

Semangat menulis apa kabar; apa kabar kamu di dalam hatimu; haruskah aku bertahan dan terus bertahan agar semua nya stabil; karakterku masih bersembunyi dan harus dikeluarkan agar diriku bebas




No comments:

Post a Comment

Afirmasi Diri untuk INFP

 Afirmasi Diri (bisa dibaca pagi atau sebelum tidur) Aku boleh menjadi lembut di dunia yang keras. Itu bukan kelemahan, tapi kekuatanku. Per...