Saturday, July 30, 2016

Melatih otak



Melatih otak lewat gerakan  supaya lebih konsentrasi dalam berpikir

Olahraga secara teratur dapat meningkatkan sirkulasi darah, memperbaiki koordinasi dan membantu mencegah kondisi yang meningkatkan resiko demensia seperti penyakit jantung, stroke dan diabetes,
Pemeliharaan kondisi aerobik dengan berolahraga ternyata dapat memperbaiki aspekaspek fungsi kognitif sebesar 20 sampai 30 persen. Oleh karena itu, olahraga sangat disarankan karena dapat menahan laju demensia Alzheimer (DA). Orang tua berusia 40 sampai 60 tahun dan mau melakukan olahraga secara teratur memiliki resiko DA yang lebih rendah dibanding mereka yang tak berolahraga. Olah raga diketahui dapat meningkatkan aliran darah otak dan produksi faktor faktor pertumbuhan untuk syaraf.  




"Solusi"


Olahraga teratur membuat otak awet muda, demikian menurut siaran pers mengenai hasil penelitian University of Florida Health Science Center. Jalan kaki di taman secara teratur dapat menjaga pikiran tetap muda dan membuat tubuh langsing.

Hasil studi menunjukkan, melakukan olahraga intensitas sedang secara teratur dapat mencegah efek penuaan di dalam otak akibat kerusakan oksidatif. Olahraga intensitas sedang bisa berupa jalan kaki selama 30 menit atau lari ringan sepanjang 1,6 km per hari.

Note: Brain gym atau senam otak dapat meningkatkan oksigenasi dan efek visuospasial. Senam dengan menggerakkan tangan kanan bersamaan dengan kaki kiri, menundukkan kepala ke depan lalu memutarnya ke kanan dan kiri, atau tangan kiri menyentuh pusar lalu dua jari tangan kanan memijat tulang tengah tepat di dua lekukan tulang selangka, dan seterusnya dapat meningkatkan aktivitas otak dan memperbaiki daya ingat.

No comments:

Post a Comment

Afirmasi Diri untuk INFP

 Afirmasi Diri (bisa dibaca pagi atau sebelum tidur) Aku boleh menjadi lembut di dunia yang keras. Itu bukan kelemahan, tapi kekuatanku. Per...