Melatih otak lewat gerakan
supaya lebih konsentrasi dalam berpikir
Olahraga secara teratur dapat meningkatkan sirkulasi darah,
memperbaiki koordinasi dan membantu mencegah kondisi yang meningkatkan resiko
demensia seperti penyakit jantung, stroke dan diabetes,
Pemeliharaan kondisi aerobik dengan berolahraga ternyata
dapat memperbaiki aspekaspek fungsi kognitif sebesar 20 sampai 30 persen. Oleh karena
itu, olahraga sangat disarankan karena dapat menahan laju demensia Alzheimer
(DA). Orang tua berusia 40 sampai 60 tahun dan mau melakukan olahraga secara
teratur memiliki resiko DA yang lebih rendah dibanding mereka yang tak
berolahraga. Olah raga diketahui dapat meningkatkan aliran darah otak dan
produksi faktor faktor pertumbuhan untuk syaraf.
"Solusi"
Olahraga teratur membuat otak awet muda, demikian menurut
siaran pers mengenai hasil penelitian University of Florida Health Science
Center. Jalan kaki di taman secara teratur dapat menjaga pikiran tetap muda dan
membuat tubuh langsing.
Hasil studi menunjukkan, melakukan olahraga intensitas
sedang secara teratur dapat mencegah efek penuaan di dalam otak akibat
kerusakan oksidatif. Olahraga intensitas sedang bisa berupa jalan kaki selama
30 menit atau lari ringan sepanjang 1,6 km per hari.
Note: Brain gym atau
senam otak dapat meningkatkan oksigenasi dan efek visuospasial. Senam dengan
menggerakkan tangan kanan bersamaan dengan kaki kiri, menundukkan kepala ke
depan lalu memutarnya ke kanan dan kiri, atau tangan kiri menyentuh pusar lalu
dua jari tangan kanan memijat tulang tengah tepat di dua lekukan tulang selangka,
dan seterusnya dapat meningkatkan aktivitas otak dan memperbaiki daya ingat.



No comments:
Post a Comment