Assalamualaikum friends
Hari ini aku ingin sedikit menceritakan beberapa pengalaman yang telah kami lalui kemarin.
Pertama kami menjelajah pusat kota Phnom Penh yaitu di daerah sekitar Tugu Kemerdekaan pusat kota ini. Banyak tempat-tempat yang bisa kami jelajahi disini, namun tugu tersebut adalah hal yang paling menarik untuk dikunjungi di kota ini.
Tugu ini dibuat untuk memperingati hari kemerdekaan Kamboja dari penjajahan bangsa Perancis beberapa dasawarsa silam. Banyak sejarah mengenai kota ini yang perlu kami ketahui (yang kebetulan terdampar karena project AIESEC hehe). Karena pada masanya Kamboja merupakan negara yang memeiliki masa-masa jaya maupun pergolakkan politik yang terjadi disini. Terbukti dengan banyaknya orang-orang asing dari berbagai negara (terutama negara maju) yang datang kesini. Seperti Perancis, Jerman, Kepang, Korea Selatan, dan Negara-negara ASEAN.
Ini merupakan gambar dari patung Norodom Sihanouk sebagai raja pertama di Kamboja setelah kemerdekaannya.
Perjalanan kami ke perkampungan Muslim
Mesjid no.2 di kota ini setelah Mesjid Dubai yang ada di pusat kota.
Banyak sekali penduduk muslim Kamboja yang tinggal disekitar mesjid ini. Kebanyakan dari mereka bisa berbahasa Melayu.
Ini gambaran tempat kami mendapatkan makan siang yang dihidangkan oleh muslimah yang ada disini. Berikut dokumentasi nya:
Alhamdulillah mereka menyembutnya dengan baik. Mereka pertama menyangka kami adalah orang malaysia, namun setelah kami yakinkan baru mereka paham kami adalah orang Indonesia. Asli Indonesia :)
Disini kami juga bertemu dengan pak Muhammad Zaki yang sudah lama menjadi pengajar di sekolah mengaji Al Quran disini. Ternyata di antara murid2nya ada yang sudah hafiz Al Qur'an yang pernah juga belajar ke Malaysia. Umurnya baru sekitar 12 th, dan sudah hapal AlQuran sebanyak 15 juz. Subhanallah, :)
Berikut dokumentasi anak-anak yang ikut pengajiannya:
I am happy to meet them all :D
Yang menjadi menarik disini, mereka banyak menggunakan busana muslim disini. Saya sangat salut pada mereka karena mereka mau mempelajari islam mulai dari usia yang baru sebesar ini.
Dan kami juga mengunjungi beberapa oarang lagi yang aktif disini,
Mereka adalah jemaah Tabligh yang sengaja datang ke mesjid ini untuk mengajarkan tentang Islam dan kehidupan akhirat. Mereka sangat ramah kepada kami semua sehingga kami merasa kembali ke kampung halaman karena keramahan mereka. Orang orang muslim kamboja merupakan bangsa khmer yang dahulunya berasal dari muara sungai Mekong. Umumnya mereka juga fasih untuk membaca al Qur'an. Pakaian shalat mereka banyak yang menggunakan baju gamis dan sangat bersih, rapi, dan wangi. Serasa seperti berada di daerah Timur Tengah. :)
Arabic Dressing,,
Mereka sangat peduli kepada muslim yang baru datang ke Kamboja seperti kami, Orang Indonesia. Mereka juga memiliki usaha yang juga menunjang perekonomiannya:
Yaitu usaha ikan air tawar yang berasal dari sungai Mekong. Kebetulan sakali kami datang pas saat panen besar.
Berikut dokumentasinya:
Mereka memiliki banyak ikan yang telah dipanen. Kami sangat berterima kasih juga karena mereka menawarkan ikan dengan harga yang snagat murah kepada kami yaitu 1 $ untuk 2 kg ikan.
Banyak sekali anak - anak muslim yang senang sekali menyabut kedatangan kami disini. Seakan mereka kedatangan tamu dari jauh yang mau mengajarkan sesuatu yang baru kepada mereka. Mungkin kalau seandainya bisa dikirim mahasiswa Indonesia untuk mengajarkan mereka tentang sains dan ilmu lainnya dan terutama Ilmu agama, dapat dipastikan kita dapat menciptakan orang- orang hebat yang berasal dari kelompok muslim disini (hanya imajinasi saya :) )
Saya sangat mencita-citakan hal tersebut. masih banyak yang bisa kita lakukan untuk orang lain selagi masih hidup. memberikan sumbangsih yang berupa pengajaran tentang hitung-hitungan dan bahasa saja sudah lebih dari cukup oleh mereka.
berikut dokumentasi anak2 :
Saya rasa sumbangsih para pemuda indonesia sangat dibutuhkan disini. pemuda yang mau berbagi ilmu dengan anak-anaka muslim disini.
Semua air mata ku tidak cukup karena mengingat betapa banyak nya anak-anak muslim disini yang masih kurang pendidikan sekolahnya dan mereka butuh guru-guru yang baik yang mengajarkan pendidikan formal maupun agama.
Dokumentasi :
No comments:
Post a Comment